Permukaan Air Situ Cangkuang Surut

 

GARUT – Permukaan air Situ Cangkuang tampak surut sekitar 30 cm. Surutnya permukaan air itu akibat musim kemarau. Namun surutnya air belum mempengaruhi terhadap aktivitas penyeberangan rakit. Karena situ masih lancar dilayari puluhan rakit mengangkut wisatawan yang menyeberang.

Kepala UPTD Disbudpar Situ Cangkuang Wawan, membenarkan permukaan air situ surut akibat musim kemarau. Puluhan tukang rakit kreatif mengalirkan air dari irigasi Cicapar untuk meminimalaisasi surutnya permukaan air situ. Bila tak secepatnya diatasi, khawatir aktivitas penyeberangan rakit terganggu.

Kata Wawan, fungsi air Situ Cangkuang bukan hanya untuk menunjang aktiviatas wisata. Lebih dari itu sebagai sumber air bagi para petani untuk mengairi sawahnnya melalui irigasi. Bila permukaan air situ surut, berpengaruh terhadap debet air irigasi yang bersumber dari Situ Cangkuang, Kemarin (31/7).

Menurutnya, kunjungana wisatawan ke Cagar Budaya Sitru dan Candi Cangkuang, Minggu (30/7) mengalami peningkatan dibanding pada sebelumnya yang sepi pengunjung. Petugas di loket retribusi lebih banyak diam karena sepi pengunjung. Namun mereka tetap menjalankan tugas saat pengunjung sepi.

Sebetulnya, kata Wawan dan stafnya Mansur, untuk menambah daya tarik wisatawan lokasi Cagar Budaya Situ Cangkuang terus ditata dan dibenahi. Kios di lahan parkir sudah dilakukan penataan. Shelter dan mushola serta MCK sudah dibangun. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pengunjung.

Penataan dan pemabngunan sarana prasaran di Situ cangkauang, tutur mereka, digarap oleh pihak ketiga (pemborong). Pihak UPTD Disbudpar sebatas mengetahui dan penerima manfaat. (pap)

 

Bagikan

Radar Garut

Koranna Urang Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *