Pesan Moral dari Peristiwa Banjir Bandang

 ”Ceurik Cimanuk” Antarkan SMPN 1 Cilawu Juara Nasional FLS2N di Surabaya

 

Istrumen musik tradisional yang bertemakan ‘Ceurik Cimanuk’ mengantarkan grup kesenian dari SMPN 1 Cilawu meraih juara nasional dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Kota Surabaya.

 

Muhamad Erfan, Garut

 

GRUP seni tradisional asal Garut yang maju sebagai perwakilan Provinsi Jawa Barat itu berhasil mengalahkan para peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Bali, Jawa Tengah, Papua dan lainnya.

“Alhamdulilah, anak-anak baru pulang dari Surabaya sebagai perwakilan Jawa Barat dalam FLS2N, dan kita mendapat juara nasional di kompetisi kesenian musik tradisional, saat itu kita mementaskan instrumen musik dan lagu dengan tema Ceurik Cimanuk,” kata Kepala SMPN 1 Cilawu Yusuf Gautama kepada Radar Garut.

Lanjut Yusuf, judul instrument lagu ‘Ceurik Cimanuk’ terinspirasi dari peristiwa bencana banjir bandang Sungai Cimanuk yang terjadi satu tahun silam. Dalam alunan musik dan lirik pada lagu tersebut kata Yusuf, terdapat alur cerita hingga pesan moral yang bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Alur lagu ‘Ceurik Cimanuk’ yang menggabungkan ragam alat musik tradisional seperti  gamelan, kendang, gong, calung Ceurik Cimanuk ini mengisahkan detik-detik terjadinya bencana banjir bandang Sungai Cimanuk. Di mana sungai  merupakan bagian dari sumber penghidupan bagi warga dan anak-anak riang bermain sampai duka Cimanuk datang, di mana puluhan nyawa melayang dan bangunan pun hancur luluh lantak.

“Lagu Ceurik Cimanuk ini merupakan pesan kepada semua pihak yang kita tuangkan dalam seni atau musik tradisional. Dalam penyampaiannya, bagaimana anak-anak menggambarkan kondisi cimanuk sebelum sampai terjadi bencana dengan iringan musik berikut aksi teatrikal. Dengan demikian, kita tidak hanya mementaskan seni musik, tapi ada pesan moral. Terlebih beberapa waktu silam kita memperingati satu tahun bencana amuk Cimanuk, semoga dengan lagu ini sedikit banyaknya bisa memberi perubahan berarti kedepan khususnya untuk Garut dan Indonesia,” kata Yusuf.

Sementara, Bupati Garut, Rudy Gunawan didampingi Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong mengaku bangga atas prestasi yang diraih anak-anak SMPN 1 Cilawu pada FLS2N di Surabaya. Pihaknya berharap, anak-anak atau para guru lain bisa mencontoh hal positif yang telah diberikan anak-anak berprestasi baik kanca daerah, provinsi ataupun sampai tingkat nasional.

“Mudah-mudahan prestasi ini bisa kita pertahankan, atau bahkan lebih baik lagi kedepan,” pungkas Rudy. (*)

Bagikan

Radar Garut

Koranna Urang Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *