Tanamkan 4 Pilar di Kaum Muda

Teguhkan Kembali Wawasan Kebangsaan

Garut – Upaya Menumbuhkembangkan Wawasan Kebangsaan harus terus ditingkatkan seperti halnya yang termaktub dalam pembukaan UUD 45 “Atas Berkat Rohmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”.

Pernyataan ini berkali-kali didengungkan ke telinga atau di baca oleh setiap warga negara Indonesia. Hanya saja implikasinya tidak terasa secara menyeluruh untuk segenap bangsa Indonesia. Upaya sadar diperlukan untuk menumbuhkembangan wawasan kebangsaan dalam rangka menumbuhkembangkan cita-cita luhur tersebut.

Dony Maryadi Oekon selaku anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan menjelaskan, 4 pilar kebangsaan dan juga wawasan kebangsaan perlu dikembangkan dikalangan pmuda-pemudi yang notabene nya sebagai generasi bangsa. Lanjut Dony upaya pertama yakni melakukan sosialisasi terhadap berbagai lapisan masyarakat yang bisa dilakukan oleh praktisi berbagai bidang terutama praktisi pendidikan seperti guru dan dosen. Sosialisasi dapat dilaksanakan pada saat pengajaran di sekolah, acara seminar, loka karya atau sarasehan dengan menghadirkan narasumber yang proporsional dalam memahami wawasan kebangsaan yang luas. Selain guru, organisasi masyarakat seperti LSM, para aktivis pers atau penggiat seni dan budaya serta komponen lainnya juga dapat turut menyosialisasikan wawasan kebangsaan ini.

Lanjut Dony Tentunya yang terpenting adalah komitmen untuk mengimpelementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Warga negara yang telah memiliki wawasan kebangsaan tersebut harus menularkannya kepada warga lain dan berusaha untuk tidak memicu konflik apa pun.

“Pancasila merupakan ideologi bangsa yang digali dari buminya indonesia, yang merupakan penuntun arah dalam mencapai tujuan bermaasyrakat indonesia yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang berketuhanan. Pancasila merupakan kesepakatan luhur parapendiri bangsa dalam sidang BPUPKI dan menjadikan pancasila sebagai pondasi berdirinya bangsa Indonesia,” ujar Dony dalam paparannya saat menyampaikan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Desa Padamukti Kecamatan Pasirwangi kemarin (12/2).

Selain itu, Menrut Dony Pancasila juga sebagai paradigma pembangunan yang diartikan Pembangunan diperioritaskan pada penciptaan taraf minimum keadilan sosial, yaitu mengutamakan mereka yang paling lemah untuk menghapuskan kemiskinan struktural. Kemiskinan struktural, adalah kemiskinan yang timbul bukan akibat malasnya individu atau warga Negara, melainkan diakibatkan dengan adanya struktur-struktur sosial yang tidak adil. (bow).

 

Bagikan

Radar Garut

Koranna Urang Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *